Kamis, 04 September 2008 di 17.15 |  


Adobe Premiere adalah salah satu software yang popular dan digunakan secara luas dalam pengeditan video. Adanya kesamaan interface Adobe Premiere dengan Adobe PhotoShop dan Adobe After Effect akan memberikan kemudahan dalam pemakaiannya. Image – image dapat disiapkan dengan adobe photoshop dan effect – effect khusus juga dapat disiapkan dari adobe after effect.

PENGENALAN DASAR

Sebelumnya Pastikan bahwa Adobe Premiere Pro sudah terinstall, dan di mulai dengan membuka Adobe Premiere Pro. Klik Start > Program > Adobe > Adobe Premiere Pro.


Akan muncul gambar seperti diatas. Pilih New Project.



selanjutnya muncul windows dengan dengan New Project klik pada tab Custom

Setting.

Pada frame General ,kerena kita kita akan membuat file Video lebih baik kita memilih

- Editing Mode Video for windows,

- Time base 29.97 frame per second,

Pada Frame Video kita isikan

- Frame size 720h : 480v

- Frame rate: 29.97 frames/second

- Pixel Aspect Ratio: D1/DV NTSC (0.9)

Pada Frame Audio kita isikan:

- Sample rate 44100 Hz

- Display Format Audio Sample

Jika akan menyimpan Pengaturan ini, tekan tombol SavePreset, Isikan nama dan descristion, dan secara otomatis Pengaturan tadi akan terlihat pada tab Load Preset, simpan File project (ex: Latihan).



PROJECT LATIHAN



Project windows terdiri dari 3 windows utama:

1. Project windows, merupakan tempat menyimpan file project

2. Monitor windows, merupakan tempat melihat video, yang kita edit di timeline

3. Timeline windows, tenpat kita melakukan proses editing


IMPORT FILE


Untuk melakukan pengeditan suatu video, terlebih dahulu lakukan proses import file yang diperlukan, dengan cara:

klik menu File>Import (Ctrl+I) atau klik kanan pada windows project dan pilih import. Di sini bisa meng-impor file video, audio dan image. Pada project windows ini bisa membuat Bin(seperti folder pada windows explorer). Bin ini memudah dalam memanagement file project kita. Pada latihan ini, akan dibuat 3 bin dengan nama bin masing - masing Video, audio, dan image.

Cara membuat Bin adalah klik pada menu File > New > Bin, atau klik kanan pada project windows pilih bin.


MENG-INPUT TRANSITION

Transisi merupakan perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain, dalam pengeditan suatu video transisi merupakan perpindahan dari satu video ke video berikutnya. Kali ini akan dicoba untuk memasukkan sebuah film ke dalam areal kerja.

Tahap awal yang harus dilakukan adalah “klik File dari Bar lalu klik Import”. Setelah meng-klik import akan terlihat pada Project Window secara otomatis terdapat file

yang sudah di import.

Untuk meletakkan file yang telah di import ke dalam TimeLine untuk pengeditan,

lakukan dengan cara yang paling mudah dengan teknik DRAG atau DROP, yaitu menarik langsung file yang di inginkan ke dalam time line, untuk file video dan image,di masukkan ke timeline pada track video sedangkan file audio dimasukkan ke track audio.

Setelah file dimasukkan ke dalam timeline, tampilan gambar yang kita lihat sangat kecil. Untuk memperbesar tampilannya klik Zoom tool yang berada pada toolbox di samping timelime, klik menu windows>Tools. Sekarang memasukkan dua file video kedalam track video 1 dan video 2.



Kemudian, mencoba untuk membuat sebuah Transition. Transisis ini berfungsi untuk membuat tiap perubahan video 1 dan 2 atau tiap perpindahan antara scene I dan scene II menjadi halus. Untuk membuka perintah transisi :

buka menu Window lalu klik Effect, dan window effect akan muncul (secara default windows effect ini terdapat pada project windows).




Pada menu ini terdapat banyak pilihan, kalau telah memilih transition yang sesuai dengan keinginan maka gunakan teknik DRAG dan DROP lalu letakkan kedalam Timeline diantara video 1 dan video 2. (lihat gambar di bawah ini).Untuk melihat hasil nya tarik pointer sehingga melewati transisi, dan lihat pada monitor windows.


PROSES EDITING

Di sini akan memulai pengeditan Video. Hal pertama yang harus dilakukan adalah klik 2 kali pada file yang berada di Project Window, lalu masuk ke dalam Source Monitor (monitor sebelah kiri) Source Monitor dapat digunakan untuk memotong gambar, yaitu dengan menentukan terlebih dahulu frame mana yang akan dimasukkan ke dalam Timeline. Setelah menentukan frame yang akan diambil lalu klik tombol “Set In Point( { )” kemudian tentukan sampai frame berikutnya lalu tekan tombol “Set Out Point( } )”.



Kemudian cara meletakkan frame tersebut kedalam TimeLine pilih dulu track yang di inginkan untuk menempatkan potongan video terdebut, kemudian klik tombol “Insert” pada monitor windows. Secara otomatis frame tersebut masuk ke dalam TimeLine. Atau drag and drop Monitor source nya. Ke dalam Timeline dan track yang dipilih.


Pada tahap ini adalah lanjutan dari proses insert di atas. yaitu apabila frame yang di tentukan terdapat frame lain yang ikut dalam timeline, jadi frame yang ikut harus dibuang. Caranya adalah :

Klik tanda segitiga di samping track video, akan terlihat seperti ini



Klik set display style, dan pilih show frame, maka track tersebut akan menampilkan file video tersebut frame by frame dan tentukan di zoom in menjadi 1 frame sehingga tidak ada lagi frame yang tersisa, kemudian lakukan pemotongan dengan Razor Tool yang terdapat pada Tool Box, pilih frame yang akan dibuang dan tekan Delete pada Keyboard


IMPORT TEXT PADA TEMPLATE

Pada latihan ini akan mencoba memberikan text dan template pada latihan yang telah dibuat, untuk memberikan text klik pada menu File>New>Title atau klik kanan pada project window dan pilih New Item>Title, maka akan muncul Window Title Designerseperti di bawah:


Isikan text pada layer yang tersedia,

Dan apabila ingin mengisi video dengan tamplate, cara nya dengan mengklik tombol Template pada windows tersebut atau menekan Ctrl+J, maka akan muncul windows template, dan pilih template dan tekan tombol apply.

Setelah itu kembali pada window title tersebut, dan edit apa yang ingin di edit sesuai dengan keinginan, kalau sudah di edit tutuplah windows title tersebut, maka akan muncul dialog box, kemudian klik lah tombol YES dan simpanlah title tersebut.


Dan Kemudian title tersebut akan masuk pada project windows




Dan Kemudian Masukanlah file title tersebut ke Timeline untuk memberi text dan

template, lihat gambar



EXPORT FILE

Pada bagian ini merupakan sesi terakhir dalam suatu pengeditam suatu video, yaitu meng-export hasil kerja yang terdapat dalam timeline windows. Untuk meng -exportnya klik pada menu File>Export>Movie. Maka akan muncul dialog box seperti di bawah, dan video yang di export dengan format AVI

Kemudian klik save untuk mengeksport file tersebut, apabila ingin melakukan

setting ulang klik tombol setting sebelum meng-export file tersebut. Export file dengan format lain, dengan cara klik menu File>Export>Adobe media encoder. Maka akan muncul gambar seperti gambar di bawah ini :


Klik OK, untuk melakukan proses rendering. Maka akan muncul proses rendering

seperti gambar di bawah


Setelah selesai lihatlah hasil editing Tadi.



Diposting oleh .: This Is My Live :.

0 komentar: